081515284020 smakstlouis2@gmail.com

Apakah saya membantu siswa melihat bahwa belajar bukan sekadar teori, tapi tentang memahami kehidupan?

Berita

Salah satu hal yang membuat saya menyadari bahwa saya sedang membersamai para siswa untuk berproses adalah ketika pendampingan retret kelas XII-3. Sejak awal kegiatan, saya selalu mengingatkan mereka untuk belajar menunggu teman-teman yang lain dalam berproses. Salah satu hal yang membuat saya kagum dengan perbuatan kelas XII-3 adalah ketika hari terakhir retret, saya, wali kelas, dan romo, sedikit terlambat masuk ruang makan. Waktu itu saya berpikir mereka akan makan terlebih dahulu. Akan tetapi, ternyata mereka menunggu kami bertiga agar bisa makan bersama. Dari hal itu, saya belajar, bahwa hal kecil dan sederhana yang ditanamankan dengan sungguh-sungguh dan terus menerus, akan menghasilkan buah yang baik.

Momen itu sangat “heartwarming” bagi saya, karena saya merasa bahwa perubahan dan perkembangan seseorang tidak harus dibuktikan dalam hal besar, tetapi dalam hal kecil yang bahkan tidak pernah terpikirkan. Hal tersebut membuat saya lebih memaknai dan menghargai perkembangan-perkembangan kecil yang dialami dan dilalui oleh para siswa di sekolah. Setiap siswa memiliki waktu dan prosesnya masing-masing, dan tugas kita adalah membuat mereka dapat memaknai hal-hal yang sedang terjadi pada kehidupan mereka masing-masing.

Saya sempat merasa belum cukup untuk bisa mendampingi mereka, tapi saya bisa belajar menjadi lebih. Saya punya tekad untuk bertumbuh. Bagi saya, setiap obrolan dengan siswa adalah undangan untuk berjalan sebentar bersama mereka. Bukan untuk menunjukkan jalan, tetapi untuk menemani langkah mereka. Karena ketika seseorang merasa ditemani dalam kebingungannya, di situlah ia mulai mengerti bahwa belajar bukan hanya tentang menghafal, tapi tentang menemukan kaitannya dengan kehidupan yang sedang dilalui. Terimakasih.

 

Theresia Calista Angie K

Guru Biologi SMAK St. Louis 2