Study Lanjut

Semakin Banyak Siswa Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi

SMA Katolik St. Louis 2 terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi siswa mencapai masa depan pendidikan yang lebih baik. Salah satu bukti nyata dari komitmen ini terlihat dari peningkatan signifikan jumlah siswa yang melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi dalam tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data, persentase kelanjutan studi siswa meningkat secara konsisten:

  • 📈 Tahun Pelajaran 2022–2023: 68% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi
  • 📈 Tahun Pelajaran 2023–2024: 70,4% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi
  • 📈 Tahun Pelajaran 2024–2025: 73,1% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi

Peningkatan ini mencerminkan semangat belajar yang tinggi, pendampingan yang menyeluruh dari guru serta budaya akademik yang kuat di lingkungan SMA Katolik St. Louis 2.

Peningkatan capaian studi lanjut tentu tidak lepas dari peran para guru SMA Katolik St. Louis 2 yang dengan penuh dedikasi mendampingi dan memacu para siswa untuk terus belajar dan menggali ilmu. Para guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi mentor dan inspirator, menciptakan suasana belajar yang mendorong rasa ingin tahu dan keaktifan siswa. Berbagai metode pembelajaran interaktif diterapkan agar proses belajar menjadi lebih bermakna dan sesuai dengan gaya belajar masing-masing siswa. Selain itu, penerapan KSE (Kompetensi Sosial Emosional) dalam pembelajaran membantu siswa membangun kepercayaan diri, empati, ketekunan, serta kemampuan mengelola emosi dan relasi sosial, bekal penting bagi mereka untuk sukses di dunia perkuliahan dan kehidupan. Dengan dukungan guru yang peduli dan inovatif, siswa SMA Katolik St. Louis 2 tidak hanya siap menghadapi ujian akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan dengan karakter dan kemandirian yang kuat.

Setiap tahun, tim Bimbingan dan Konseling (BK) SMA Katolik St. Louis 2 secara aktif membantu siswa memahami arah karier dan pilihan studinya melalui program layanan karier yang komprehensif dan berkesinambungan. Melalui bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling pribadi, maupun konseling kelompok, siswa diajak untuk mengenali potensi diri, minat, dan bakat mereka secara lebih mendalam. BK juga memberikan bimbingan khusus bagi siswa yang masih ragu menentukan pilihan, sekaligus menyediakan ruang konsultasi pribadi bagi mereka yang ingin menyiapkan diri secara strategis menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

Sebagai bagian dari dukungan terhadap kesiapan studi lanjut, sekolah setiap tahun menyelenggarakan St. Louis 2 Education Fair, kegiatan tahunan yang menghadirkan berbagai perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi siswa untuk mengenal berbagai jurusan, peluang beasiswa, serta prospek karier, sekaligus menumbuhkan motivasi untuk terus belajar dan berprestasi. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh gambaran nyata tentang dunia perkuliahan dan dapat berdialog langsung dengan perwakilan kampus.

Tingginya minat siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN) menjadi perhatian khusus bagi sekolah. Melalui konsultasi dan pendampingan intensif, BK membantu siswa menganalisis peluang, memilih jurusan yang tepat, serta mempersiapkan diri menghadapi seleksi PTN secara terencana dan realistis. Sekolah juga mulai mempersiapkan siswa sejak kelas X, dengan evaluasi berkala dan sistem pemeringkatan prestasi. Langkah ini bertujuan untuk membantu siswa memantau perkembangan akademiknya secara berkelanjutan, agar semangat belajar tetap terjaga dan setiap siswa dapat melihat progresnya sendiri dari waktu ke waktu.

Peningkatan jumlah siswa yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi setiap tahunnya menjadi bukti nyata bahwa SMA Katolik St. Louis 2 tidak hanya melahirkan siswa berprestasi, tetapi juga siswa yang memiliki arah hidup dan keyakinan dalam menentukan masa depannya. Dengan dukungan penuh dari guru, tim BK, dan lingkungan belajar yang positif, sekolah terus membangun budaya akademik yang kuat dan manusiawi dimana siswa didampingi tidak hanya untuk berhasil secara akademik, tetapi juga bertumbuh secara utuh sebagai pribadi.